“Selain memastikan pasokan energi tetap andal selama periode Lebaran, kami juga ingin memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Arief.
Keberangkatan peserta mudik tidak hanya dilakukan dari TMII. Gelombang berikutnya dijadwalkan berangkat pada 17 Maret dari sejumlah titik lain seperti kawasan Gelora Bung Karno serta kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pelepasan ini merupakan bagian dari kolaborasi berbagai BUMN dalam program mudik bersama.
Untuk memastikan keselamatan perjalanan, seluruh armada bus telah menjalani proses ramp check. Selain itu, sebanyak 51 kru yang bertugas juga telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.