Meski demikian, ia menyoroti masih adanya sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, khususnya terkait minimnya keterlibatan pemerintah daerah. Salah satu persoalan utama adalah belum tersedianya fasilitas transportasi lanjutan dari titik kedatangan menuju tempat tinggal pemudik.
Ia menjelaskan, banyak pemudik hanya difasilitasi hingga terminal atau pusat kota, sehingga mereka tetap harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencapai rumah masing-masing.
“Harusnya ada dukungan dari pemerintah daerah. Pemudik jangan hanya diantar sampai terminal, tapi juga difasilitasi hingga ke tujuan akhir,” jelasnya.