Lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 1941, Michael mengembangkan usaha keluarga ke berbagai sektor, mulai dari elektronik melalui merek Polytron hingga industri furnitur dan bahan bangunan. Kiprahnya menjadikan grup usaha Djarum sebagai salah satu konglomerasi besar di Indonesia.
Di luar dunia bisnis, ia juga dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap olahraga bridge. Bahkan, ia berperan dalam mendorong cabang olahraga tersebut masuk ke ajang Asian Games 2018. Pada usia 78 tahun, ia turut berkompetisi dan berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia.
Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi perkembangan olahraga nasional. (frcn)