JAKARTA, PustakaJC.co — Kabar duka datang dari dunia bisnis nasional. Pemilik PT Djarum, Michael Bambang Hartono, dilaporkan wafat pada Kamis (19/3/2026) di Singapura pukul 13.15 waktu setempat. Jum'at, (20/3/2026).
Informasi tersebut dikonfirmasi oleh manajemen perusahaan melalui pernyataan resmi. Pihak keluarga besar PT Djarum menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok yang selama ini dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia. Demikian dilansir dari money.kompas.com, Jum'at, (20/3/2026).
Michael Bambang Hartono merupakan figur penting di balik perkembangan bisnis Djarum bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Keluarga Hartono juga dikenal sebagai pemegang saham pengendali Bank Central Asia (BCA), yang menjadi salah satu bank swasta terbesar di Tanah Air sejak pasca krisis ekonomi 1998.
Lahir di Kudus, Jawa Tengah, pada 1941, Michael mengembangkan usaha keluarga ke berbagai sektor, mulai dari elektronik melalui merek Polytron hingga industri furnitur dan bahan bangunan. Kiprahnya menjadikan grup usaha Djarum sebagai salah satu konglomerasi besar di Indonesia.
Di luar dunia bisnis, ia juga dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap olahraga bridge. Bahkan, ia berperan dalam mendorong cabang olahraga tersebut masuk ke ajang Asian Games 2018. Pada usia 78 tahun, ia turut berkompetisi dan berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia.
Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi perkembangan olahraga nasional. (frcn)