Menurut Rina, keberagaman peserta tersebut akan memperkaya konsep festival. Setiap kelompok disebut telah menyiapkan ide kreatif, mulai dari desain stan, kostum tematik, hingga penyajian rujak uleg dengan ciri khas masing-masing.
Ia menambahkan, festival ini tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga wadah strategis yang mempertemukan budaya lokal dengan sektor ekonomi dan pariwisata dalam satu momentum.
“Lewat event ini, masyarakat bisa berpartisipasi langsung, UMKM ikut bergerak, sektor hospitality ikut terlibat, dan budaya Surabaya semakin dikenal luas,” jelasnya.