Milia terbentuk akibat penumpukan keratin dan sel kulit mati yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Pada orang dewasa, kondisi ini sering dipengaruhi oleh proses regenerasi kulit yang melambat.
Selain itu, penggunaan produk skincare atau makeup yang terlalu berat dan bersifat oklusif juga dapat meningkatkan risiko munculnya milia, terutama pada area wajah yang sensitif.
Paparan sinar matahari berlebihan turut menjadi faktor yang dapat memengaruhi proses regenerasi kulit sehingga memicu terbentuknya milia.
Dalam beberapa kasus, milia juga dapat muncul setelah kulit mengalami iritasi, luka ringan, atau proses penyembuhan tertentu yang menyebabkan keratin terjebak di dalam kulit.