Meski terlihat mengganggu, para ahli menyarankan agar milia tidak dipencet secara mandiri. Tindakan tersebut berisiko menyebabkan iritasi, peradangan hingga meninggalkan bekas pada kulit.
Apabila jumlahnya masih sedikit, milia dapat hilang secara alami seiring proses pergantian sel kulit. Namun, proses tersebut biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Untuk membantu mempercepat regenerasi kulit, penggunaan produk perawatan yang mengandung AHA, BHA atau retinol dapat menjadi pilihan, tentunya disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit masing-masing.
Sementara untuk milia yang jumlahnya banyak atau tidak kunjung hilang, tindakan ekstraksi oleh dokter kulit menjadi solusi yang lebih aman karena dilakukan menggunakan alat steril dan prosedur yang tepat.