Kenali Sistem Limbik, Pusat Emosi dan Memori yang Mengendalikan Perilaku Manusia

gaya hidup | 16 Juni 2026 20:43

Selain mengatur emosi dan memori, sistem limbik juga berperan dalam mengendalikan motivasi dan sistem penghargaan (reward system) yang membuat seseorang merasa senang, puas, dan terdorong mengulangi perilaku tertentu.

Menurut artikel kesehatan yang ditinjau Redaksi Halodoc pada 15 Juni 2026, keseimbangan sistem limbik sangat berpengaruh terhadap kondisi mental seseorang.

"Sistem limbik sering dijuluki sebagai 'otak emosional' atau 'otak primitif'. Sistem ini bukan hanya satu organ tunggal, melainkan jaringan kompleks dari berbagai struktur saraf yang terletak jauh di dalam otak," tulis Halodoc dalam artikelnya.

Gangguan pada sistem limbik diketahui dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti depresi, gangguan kecemasan, penyakit Alzheimer, skizofrenia, hingga epilepsi lobus temporal.

Pada penderita gangguan kecemasan dan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), amigdala cenderung bekerja lebih aktif sehingga memicu rasa takut atau panik yang berlebihan. Sementara pada penyakit Alzheimer, kerusakan biasanya bermula dari hipokampus yang berperan dalam pembentukan memori.