Impor Juli Naik 19,5 Persen
Khusus pada Juli 2026, nilai impor Jawa Timur mencapai 3,01 miliar dolar AS. Angka tersebut meningkat 19,5 persen dibandingkan Juli 2025.
Impor nonmigas pada Juli 2026 tercatat sebesar 2,52 miliar dolar AS atau naik 22,3 persen secara tahunan. Sementara impor migas mencapai 0,49 miliar dolar AS atau meningkat 6,8 persen.
Dari sepuluh golongan komoditas dengan nilai impor nonmigas terbesar selama Januari-Juli 2026, peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas buah-buahan atau HS 08.
Nilai impor buah-buahan meningkat sebesar 214,49 juta dolar AS atau 35,87 persen. Komoditas tersebut mayoritas berasal dari Tiongkok dengan nilai mencapai 740,29 juta dolar AS.
Komoditas besi dan baja atau HS 72 juga mengalami peningkatan sebesar 245,05 juta dolar AS atau 28,04 persen. Impor komoditas tersebut paling banyak berasal dari Tiongkok dengan nilai 659,72 juta dolar AS.
Selanjutnya, impor pupuk atau HS 31 meningkat sebesar 181,31 juta dolar AS atau 26,88 persen. Komoditas pupuk paling banyak didatangkan dari Rusia dengan nilai mencapai 268,11 juta dolar AS.
Sementara itu, mesin dan peralatan mekanis atau HS 84 masih menjadi kontributor terbesar impor Jawa Timur. Nilai impornya mencapai 1,67 miliar dolar AS, meningkat 13,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,47 miliar dolar AS.