
"Kalau sampai Desember kita targetkan 1 juta dosis. Saat ini masuk tahap prototype, setelah selesai nanti ada proses control untuk quality-nya. Kalau prototype sudah diuji akan kita buat massal," tegasnya.
Edy menambahkan setelah Pusvetma bisa memproduksi 1 juta dosis, nantinya akan ada rencana untuk pengembangan kerja sama dengan perusahaan swasta.
"Karena ini produk dalam negeri masih dalam pengembangan kita bisa peluang kerja sama tapi yang bisa kita laksanakan sampai akhir Desember ya 1 juta dosis," jelasnya.
"Untuk peningkatannya, kerja samanya dengan produsen vaksin lokal swasta sesuai dengan progres pengendalian PMK ini. Untuk efektivitasnya di atas 80 persen, harapannya karena sesuai pengalaman kita dulu," tandasnya.