JAKARTA, PustakaJC.co — Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa perubahan sistem pemilihan umum tidak boleh dilakukan hanya dengan alasan efisiensi biaya. Ia mengingatkan, demokrasi Indonesia dibangun melalui perjuangan panjang yang tidak bisa dikompromikan.
Pernyataan itu disampaikan saat orasi ilmiah dalam pengukuhan Profesor Emeritus bidang Hukum Tata Negara untuk Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Sabtu, (2/5/2026).
Megawati menegaskan bahwa Indonesia adalah negara republik yang dimiliki seluruh rakyat, bukan kelompok tertentu. Dilansir dari suarasurabaya.net, Sabtu, (2/4/2026).
“Republik Indonesia ini bukan milik seseorang. Ini milik kita semua sebagai rakyat. Jangan sampai ada yang merasa paling berhak,” tegasnya di hadapan akademisi dan tokoh hukum.