Arab Saudi, PustakaJC.co - Kecelakaan tragis yang menimpa bus jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi menyebabkan enam korban jiwa. KJRI Jeddah segera memberikan pendampingan kepada keluarga korban dan memfasilitasi proses pemakaman serta pemulihan korban yang masih dirawat di rumah sakit. Peristiwa ini terjadi pada 21 Maret 2025.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah terus memantau dan memberikan bantuan terhadap korban kecelakaan bus yang menimpa jemaah umrah asal Indonesia pada 21 Maret 2025. Dalam kecelakaan tersebut, sebuah Jeep Land Cruiser menabrak bus yang mengangkut jemaah umrah, mengakibatkan bus terguling dan terbakar. Kecelakaan yang terjadi di dekat Makkah ini menyebabkan enam orang meninggal dunia, termasuk satu keluarga yang terdiri dari Dawam Mahmud, Sumarsih Djarudin, dan dua putri mereka, Areline Nawallya Adam dan Audrya Malika Adam.
"Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga korban. Keponakan almarhum Dawam Mahmud telah meminta agar jenazah seluruh keluarga dimakamkan di Arab Saudi," ujar Yusron Ambari, Konsul Jenderal RI di Jeddah, dalam keterangannya pada Sabtu (22/3/2025). Selain itu, dua korban lainnya, Eny Soedarwati dan Dian Novita, juga meninggal dunia. Pemakaman almarhumah Eny Soedarwati telah disetujui untuk dilakukan di Arab Saudi, sementara keputusan mengenai lokasi pemakaman Dian Novita masih dalam pembahasan keluarga.
Yusron menegaskan bahwa KJRI Jeddah telah mendapatkan jaminan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk mempercepat proses pemulasaraan jenazah. "Kami bekerja sama dengan pihak Arab Saudi untuk memastikan jenazah dapat segera dimakamkan sesuai dengan permintaan keluarga," tambahnya. dilansir dari detik.com.
Korban Luka-Luka yang Dirawat di Rumah Sakit:
Fabian R Respati (14 tahun): Mengalami luka bakar serius dan dirawat di RS King Abdul Aziz Mahjar, Ahsantudhonni Ghozali (55 tahun): Mengalami retak tulang dan dirawat di RS Khulais, Muhammad Alawi (22 tahun): Mengalami retak tulang dan dirawat di RS Obhur, Jeddah
Sementara itu, ada tiga korban yang masih dirawat di rumah sakit, salah satunya adalah Fabian, yang mengalami luka bakar 60% namun kini dalam kondisi stabil. "Fabian sudah dapat merespons saat diajak berkomunikasi oleh petugas KJRI Jeddah," ujar Yusron. Fabian sendiri berangkat bersama budenya, Eny Soedarwati, yang juga menjadi korban meninggal dalam kecelakaan tersebut. (dirangkum dari detik.com)
KJRI Jeddah juga memfasilitasi kedatangan orang tua Fabian yang dijadwalkan akan mengunjungi rumah sakit pada malam itu. Selain Fabian, dua korban lainnya, Ahsantudhonni Ghozali dan Muhammad Alawi, masih dalam perawatan, dengan rencana pemindahan mereka ke rumah sakit yang lebih besar di Makkah.
Sebelas korban lainnya yang sebelumnya dirawat telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Mereka kini melanjutkan ibadah umrah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. (dikutip dari Kemenag.co.id)
KJRI Jeddah berkomitmen untuk terus memantau kondisi para korban, memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak, dan memastikan kelancaran seluruh proses pemulihan dan pemakaman. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi serta pihak keluarga di Indonesia untuk memastikan bahwa semua prosedur berjalan dengan lancar.(ivan)