“Kalau tidak bisa memproduksi, minimal bisa menjadi distributor dengan cara kekinian. Cukup dengan handphone, semua bisa dimulai. Yang penting, fokus pada penghasilan dan jangan hiraukan haters,” ujar Anggota DPD RI, Lia Istifhama,
Lia menilai profesi konten kreator bukan sekadar tren, melainkan peluang karier masa depan yang bisa membuka akses ke dunia kerja profesional. Ia mendorong agar kreativitas yang dimiliki anak muda dimanfaatkan untuk membangun portofolio digital yang kuat dan bernilai ekonomi.
“Gen Z ini punya potensi yang sangat kuat. Aktivitas harian mereka bisa diangkat menjadi konten yang bermanfaat dan produktif,” kata Senator muda itu.