Politisi yang juga mantan Wali Kota Batu itu menyoroti pentingnya pengawasan armada kapal, termasuk uji kelayakan dan disiplin kapasitas muatan secara berkala seperti halnya uji KIR kendaraan darat.
“Evaluasi terhadap kelayakan kapal harus menjadi prioritas utama. Ini soal keselamatan jiwa manusia, bukan sekadar logistik,” tambahnya.
Tak hanya itu, kompetensi awak kapal juga menjadi sorotan. Menurut Dewanti, human error yang diduga sebagai penyebab insiden ini bisa dicegah jika SDM kapal memiliki pelatihan dan kesejahteraan yang layak.