Gubernur Khofifah Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra UMKM Bukan Pesaing

pemerintahan | 20 Juli 2025 19:43

Gubernur Khofifah Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra UMKM Bukan Pesaing
Gubernur Jatim Khofifah didampingi Wali Kota Mojokerto Ning Ita saat meninjau Koperasi Merah Putih. (dok jatimpos)

MOJOKERTO, PustakaJC.co - Koperasi tak sekadar tempat belanja murah. Di tangan Gubernur Khofifah, koperasi menjadi poros kekuatan ekonomi rakyat — hasil gotong royong lintas sektor demi harga terjangkau dan rantai pasok yang kokoh.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung operasional Koperasi Merah Putih di Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Minggu, (20/7/2025). Kunjungan ini dilakukan jelang peluncuran nasional program Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dilansir dari jatimpos.co, Minggu, (20/7/2025).

Khofifah mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, Bulog, dan Kementerian ESDM yang mendukung penuh koperasi tersebut.

“Kolaborasi seperti ini yang kita butuhkan. Sinergi antara koperasi, pemerintah, dan BUMN seperti Bulog dan Pertamina akan memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas ketersediaan barang di masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya koperasi sebagai penguat ekonomi rakyat, bukan malah menjadi kompetitor bagi pelaku usaha mikro kecil.

“Koperasi Merah Putih harus menjadi mitra UMKM, bukan malah menjadi saingan. Prinsipnya adalah saling menopang, bukan saling menyingkirkan,” ujar Khofifah.

Koperasi Merah Putih dikenal menyediakan bahan pokok dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan biaya lebih terjangkau.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) yang mendampingi peninjauan menjelaskan bahwa distribusi komoditas ke koperasi berjalan lancar.

“Kami pastikan ketersediaan dan distribusi barang tetap terjaga. Lokasi koperasi di Kelurahan Miji ini sangat strategis dan menjangkau warga secara menyeluruh,” kata Ning Ita.

Kehadiran Koperasi Merah Putih tak hanya memperkuat kemandirian ekonomi lokal, tapi juga mendukung visi nasional dalam membangun ekonomi kerakyatan dari bawah.

Koperasi Merah Putih hadir sebagai simbol gotong royong nyata. Dengan harga terjangkau, sinergi lintas sektor, dan dukungan penuh dari pemerintah, koperasi ini bukan sekadar toko, tapi harapan baru ekonomi rakyat. (ivan)