Dalam kegiatan itu, dua SPPG resmi menandatangani MoU: SPPG Wonojoyo dengan 27 lembaga penerima manfaat dan SPPG Gabru dengan 24 lembaga penerima manfaat. Keduanya dijadwalkan mulai beroperasi awal September 2025.
“Di Kecamatan Gurah saat ini belum ada yang beroperasi. Insyaallah awal September nanti dua SPPG itu mulai berjalan,” tambah Khusnul.
Ia menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia. “Harapan saya, melalui program ini kita bisa memperbaiki status gizi anak-anak di Jawa Timur. Anak-anak yang bergizi baik akan lebih termotivasi belajar dan prestasi akademiknya meningkat,” ujarnya.
Khusnul pun menutup dengan ajakan kolaborasi.
“Keberhasilan program ini tentu memerlukan kerja sama semua pihak—pemerintah, masyarakat, hingga swasta,” pungkasnya.