Aisyiyah juga mengajukan kerjasama lebih luas dengan Dinas Sosial, khususnya terkait pendampingan anak panti asuhan dan lansia. Ia menambahkan bahwa selama ini program berjalan dengan swadaya internal, tetapi agar berkelanjutan dibutuhkan dukungan Pemkot.
“Kami punya SDM, tapi terbatas di dana. Karena itu kami berharap kerjasama ini bisa terwujud dalam bentuk MoU yang berkelanjutan,” tegasnya.
Perwakilan Dinsos Surabaya, Arif S., mengapresiasi kontribusi Aisyiyah. Ia mencontohkan dua panti asuhan Aisyiyah di Kebonsari Baru dan Baratajaya yang sudah berakreditasi A, sementara lainnya masih dalam proses.
“Kami berterima kasih karena Aisyiyah membantu pemerintah kota dalam penyelesaian masalah sosial, khususnya anak yatim dan lansia. Sinergi ini penting agar pelayanan sesuai standar pemerintah,” ujarnya.