Usai meninjau terminal, Aan melanjutkan kunjungan ke UPPKB Trosobo di Kabupaten Sidoarjo. Lokasi ini menjadi pintu pengawasan kendaraan over dimension dan over load (ODOL).
“Keberadaan jembatan timbang sangat penting, terutama dalam mengendalikan kendaraan dengan muatan berlebih maupun dimensi berlebih. UPPKB adalah pintu masuk pengawasan sekaligus penindakan,” tegasnya.
Menurut Aan, UPPKB Trosobo sudah memiliki sistem otomatisasi, namun masih terbatas pada pelaporan ke pusat. Ke depan, digitalisasi akan diarahkan untuk mendukung penegakan hukum yang lebih transparan.
“Belum ada otomatisasi dalam proses penegakan hukumnya. Kami berharap sistem terintegrasi dengan kepolisian dan Blu-e dapat dikembangkan, sehingga penindakan bisa dilakukan secara otomatis,” jelasnya.