Ia mengingatkan bahwa manusia sebagai khalifah memiliki tanggung jawab moral menjaga bumi. Pesan Rasulullah SAW pun ditegaskan kembali: jangan merusak tempat ibadah, jangan mengganggu perempuan, dan jangan merusak alam.
Menag juga menyinggung pengakuan sejarawan Barat Michael H. Hart dalam buku The 100, yang menempatkan Nabi Muhammad SAW di posisi pertama tokoh paling berpengaruh dalam sejarah.
Di akhir tausiah, Menag mengajak seluruh bangsa menjadikan cinta kasih sebagai fondasi persatuan. Acara ditutup dengan doa Imam Besar Masjid Istiqlal Husni Ismail, dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. (ivan)