JAKARTA, PustakaJC.co - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemanfaatan teknologi menjadi kunci pemerataan pendidikan di Indonesia. Pemerintah tengah menyiapkan distribusi smart digital screen untuk 330 ribu sekolah di seluruh tanah air.
“Sekarang baru bisa satu sekolah satu layar digital pintar. Tahun ini targetnya 330 ribu sekolah akan dapat,” ujar Prabowo usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna, Jakarta Selatan, dilansir dari setkab.go.id, Sabtu, (13/9/2025).
Menurut Presiden, teknologi tersebut memungkinkan siswa belajar dari guru-guru terbaik secara jarak jauh dengan materi animasi, interaktif, dan dapat diakses melalui ponsel.
“Guru terbaik tiap mata pelajaran akan siaran dari studio jarak jauh. Secara teoritis, guru ini bisa bantu semua kelas di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Selain memperluas akses belajar, fasilitas ini juga bersifat interaktif sehingga kegiatan mengajar dapat dipantau secara langsung. Pemerintah menyiapkan pelatihan intensif berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
Prabowo menegaskan pengembangan Sekolah Rakyat bukan hanya wacana, melainkan program nyata.
“Sekarang sudah ada 100 Sekolah Rakyat riil. Minggu depan tambah 65 lagi. Tahun depan 100 lagi, 100 lagi, 100 lagi. We make the impossible, possible,” tegasnya. (ivan)