Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit, Eri Ingatkan Semangat Arek Suroboyo

pemerintahan | 21 September 2025 12:13

Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit, Eri Ingatkan Semangat Arek Suroboyo
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya yang berperan sebagai Resimen Sudirman dalam Aksi Teatrikal Refleksi Perobekan Bendera Belanda menjadi Merah Putih di Hotel Majapahit. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co - Surabaya kembali menggelar teatrikal kolosal perobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit, Minggu, (21/9/2025) pagi. Ribuan warga memenuhi Jalan Tunjungan sejak pukul 07.00 WIB untuk menyaksikan adegan bersejarah peristiwa 19 September 1945 itu.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang ikut berperan sebagai Resimen Sudirman, menegaskan bahwa drama ini bukan sekadar tontonan, melainkan pengingat semangat Arek-arek Suroboyo. Dilansir dari suarasurabaya.net, Minggu, (21/9/2025).

 

“Acara hari ini diharapkan bisa membakar semangat Arek-arek Surabaya. Sehingga, kita semua bisa terus bergerak bersama menjadikan Surabaya kota yang aman, nyaman, dan menyejahterakan warganya,” kata Eri.

 

 

 

Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak melupakan sejarah, termasuk pengorbanan Cak Sidiq yang gugur ditembak Belanda setelah berhasil merobek bendera merah-putih-biru menjadi merah putih.

 

“Jangan pernah hilang sejarah ini. Bagaimana pengorbanan Cak Sidiq dan seluruh masyarakat Surabaya kala itu,” tambahnya.

 

Acara tersebut juga dihadiri Legiun Veteran Republik Indonesia Jawa Timur (LVRI Jatim). Banyak veteran terlihat terharu, bahkan meneteskan air mata saat bendera biru berhasil dirobek.

 

Mustofa (71), anggota LVRI Jatim, mengaku bangga dengan penyelenggaraan teatrikal ini. 

 

“Tahun lalu saya ikut. Tapi menurut saya, tahun ini lebih ramai. Meski saya bukan pejuang langsung, saya tetap bangga peristiwa ini terus dikenalkan ke masyarakat, terutama anak muda,” ujarnya. (ivan)