Selain itu, pemerintah juga menyiapkan rangkaian stimulus akhir tahun berupa diskon transportasi publik menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru, meliputi transportasi darat, laut, dan udara.
Airlangga merinci skema diskon tersebut, yakni:
• Diskon tarif jalan tol 10–20 persen
• Diskon tiket kereta api hingga 30 persen (22 Desember–10 Januari, kuota 1,5 juta penumpang)
• Diskon tarif angkutan laut 20 persen (17 Desember–10 Januari, target 405 ribu penumpang)
• Diskon tiket pesawat hingga 14 persen (22 Desember–10 Januari, kuota 3,5 juta penumpang)
Ia berharap rangkaian stimulus itu dapat mendorong konsumsi masyarakat pada awal 2026.
Lebih lanjut, Menko Perekonomian juga menyebut target perputaran uang dari beberapa agenda belanja nasional. Awal 2026, perputaran uang diproyeksikan mencapai Rp116 triliun, antara lain bersumber dari Hari Belanja Nasional (10–16 Desember 2025) dan epic sale minimarket (1–31 Desember 2025). (ivan)