Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai untuk Cegah Ancaman Lahar Semeru

pemerintahan | 08 Desember 2025 21:02

Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai untuk Cegah Ancaman Lahar Semeru
Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai Brantas terus mengakselerasi penanganan darurat untuk mengurangi risiko lanjutan pasca erupsi Gunung Semeru, khususnya potensi banjir lahar dan aliran material vulkanik yang dapat mengancam permukiman warga. (dok bhirawa)

JAKARTA, PustakaJC.co - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas mempercepat penanganan darurat pasca erupsi Gunung Semeru. Langkah utama difokuskan pada normalisasi alur sungai di hulu dan hilir untuk mencegah banjir lahar serta aliran material vulkanik yang berpotensi mengancam permukiman warga.

 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan kesiapsiagaan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendukung penanganan bencana di daerah. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin, (8/12/2025).

 

“Kami memastikan dukungan peralatan dari balai-balai teknis bisa digerakkan kapan pun diperlukan, termasuk untuk membuka akses dan membantu proses evakuasi,” ujarnya di Jakarta, Senin, (8/12/2025).

 

Kepala BBWS Brantas Muhammad Noor mengungkapkan, pihaknya telah menurunkan 4 excavator, 2 wheel loader, dan 1 bulldozer untuk penanganan lapangan. Normalisasi dilakukan serempak di dua titik.