Pemprov Jatim Perkuat Koordinasi Tim Terpadu Cegah Konflik Sosial

pemerintahan | 13 Desember 2025 05:17

 

Dalam paparannya, narasumber Letkol Inf. Hendra Sukmana (Waasintel Kasdam V/Brawijaya) menyampaikan bahwa potensi konflik di Jatim masih tinggi, namun sistem deteksi dini berjalan efektif. Upaya pencegahan meliputi pembangunan sistem informasi peringatan dini terpadu, penguatan sinergitas intelijen, optimalisasi peran Forkopimda, hingga keterlibatan tokoh agama, pemuda, dan ormas.

 

Sementara Kanit V Subdit III Dit Intelkam Polda Jatim, AKP Suwardi Djoko Nugroho, menjelaskan strategi Polri dalam mencegah konflik, antara lain deteksi dini oleh intelijen dan Bhabinkamtibmas, pemetaan kerawanan, komunikasi aktif dengan para tokoh, hingga patroli di wilayah rawan.

 

Polri juga menguatkan pembinaan komunitas rentan, literasi digital, dan program pencegahan intoleransi. Selain itu, kolaborasi dengan Tim Terpadu Provinsi–Kabupaten/Kota, TNI, FKDM, Kemenag, dan lembaga sosial terus dioptimalkan.

 

“Polda Jatim berkomitmen menjaga stabilitas keamanan melalui deteksi dini, pengamanan, serta penanganan konflik yang profesional, proporsional, dan terukur,” tegasnya. (ivan)