Menurutnya, momentum Nataru kerap diiringi lonjakan harga dan potensi kelangkaan bahan pokok. Oleh karena itu, Pasar Murah dihadirkan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ramah di kantong.
“Tujuannya menyediakan sembako yang dibutuhkan masyarakat. Kami ingin mengantisipasi agar harga tidak melambung dan barang tidak sulit didapat,” jelasnya.
Pemilihan lokasi di lingkungan BPBD Jatim dinilai strategis dan mudah dijangkau warga, sekaligus mampu menampung aktivitas masyarakat dengan nyaman selama kegiatan berlangsung.
“Mulai hari ini hingga Sabtu, Pasar Murah ini terbuka untuk masyarakat umum,” imbuh Gatot.