Upaya tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) menyatakan komitmennya untuk mendukung rehabilitasi mangrove di Jawa Timur dengan penyediaan bibit hingga dua dekade ke depan guna memastikan keberlanjutan ekosistem pesisir.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan RI Muhammad Zainal Arifin menyebut Jawa Timur sebagai provinsi dengan kawasan mangrove terluas di Pulau Jawa. Ia mencatat, dalam empat tahun terakhir luas mangrove di provinsi ini bertambah lebih dari 5.000 hektare.
“Capaian ini menunjukkan pengelolaan mangrove di Jawa Timur berjalan secara konsisten,” ujarnya.