SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengalokasikan anggaran besar untuk memperluas akses listrik bagi warga prasejahtera. Melalui Program Instalasi Rumah Sambungan Rumah (IRSR), dana sebesar Rp7,89 miliar disiapkan pada APBD 2026 untuk membantu ribuan rumah tangga miskin yang belum menikmati sambungan listrik.
Besarnya anggaran tersebut mendapat perhatian serius dari DPRD Jawa Timur. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Khusnul Arif, menegaskan bahwa IRSR harus dipahami sebagai kebijakan sosial strategis, bukan semata proyek teknis.
“Anggarannya hampir Rp8 miliar. Ini harus dimaknai sebagai kehadiran negara menjamin hak dasar warga prasejahtera, sehingga pelaksanaannya harus tepat sasaran dan berkeadilan,” ujar Khusnul, Rabu, (4/2/2026).