Menanggapi hal tersebut, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur memastikan seluruh tahapan IRSR telah dirancang dengan mekanisme yang terukur dan berbasis data. Kepala Dinas ESDM Jatim, Aris Mukiyono, menyebut total anggaran IRSR 2026 mencapai Rp7.898.241.544.
“Anggaran ini mencakup pemasangan instalasi dan sambungan listrik oleh PLN, sekaligus token listrik awal sebesar Rp300 ribu untuk setiap penerima manfaat,” jelas Aris, saat diwawancarai jurnalis PustakaJC.co, Kamis, (5/2/2026).
Aris menjelaskan, pengusulan penerima IRSR dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota melalui surat usulan kepada Gubernur Jawa Timur dan diinput melalui aplikasi SIPD, dengan acuan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–4.
“Penerima bantuan adalah rumah tangga miskin yang belum berlistrik, namun berada di wilayah yang sudah terjangkau jaringan PLN. Data calon penerima sudah tersedia di perangkat daerah,” terangnya.