Ia menambahkan, keberadaan koperasi dalam skema ini tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan program pemerintah seperti SPHP, melainkan melengkapi kebutuhan distribusi pangan non-subsidi yang tetap dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, Business Analyst KKMP Kota Surabaya, Dr. Meithiana Indrasari, menyebut kerja sama ini sebagai fase pembentukan fondasi bisnis koperasi.
“Koperasi tidak harus langsung sempurna. Yang terpenting, sistemnya berjalan, kepercayaan terbangun, dan pengurus mampu membaca dinamika pasar,” katanya.