Hari Ibu ke-97, Jawa Timur Dorong Kebijakan Pembangunan Berperspektif Perempuan

pemerintahan | 24 Desember 2025 18:59

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa Hari Ibu memiliki akar sejarah kuat dari gerakan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan 1928.

 

“Sejak awal, perempuan memiliki peran signifikan dalam perjuangan bangsa. Semangat itu harus terus dimuliakan melalui kebijakan yang memberi ruang aspirasi perempuan dalam pembangunan,” kata Emil.

 

Menurutnya, keterlibatan perempuan di berbagai sektor—mulai dari desa, politik, hingga profesi strategis—menjadi kunci lahirnya kebijakan publik yang inklusif dan responsif. Emil juga menyoroti meningkatnya capaian perempuan di bidang pendidikan dan akademik sebagai bukti kapasitas dan kesetaraan peran.

 

“Perempuan adalah mitra sejajar laki-laki dalam pembangunan, sebagaimana semangat yang diwariskan dalam sejarah Hari Ibu,” pungkasnya. (ivan)