Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca sejak 5 Desember 2025 dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2025. Pemprov juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memantau perkembangan intensitas hujan yang diperkirakan meningkat signifikan.
“Kita sama-sama waspada, kita berdoa dan terus melakukan ikhtiar,” kata Khofifah.
Terkait arus libur Natal dan Tahun Baru, khususnya di tengah kondisi cuaca di wilayah Selat Bali, Khofifah menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan.
“Persiapan dan perencanaan sudah sangat baik. Mohon doa semoga seluruh proses berjalan lancar, aman, dan selamat,” pungkasnya. (ivan)