Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Nurul Hayat, Ikhtiar Satukan Iman dan Profesionalisme ASN

pemerintahan | 31 Desember 2025 05:29

 

Ia menjelaskan, pembangunan masjid dilakukan secara mandiri tanpa menggunakan dana APBD. Prosesnya dilakukan melalui gotong royong pegawai, dukungan mitra, serta jejaring pertemanan, sehingga menjadi simbol kebersamaan keluarga besar DLH Jatim.

 

“Selain sebagai tempat ibadah, pembangunan masjid ini juga berdampak pada penataan lingkungan kantor yang lebih tertib dan hijau, mulai dari penggunaan paving ramah lingkungan hingga penanaman puluhan pohon peneduh,” jelasnya.

 

Peresmian Masjid Nurul Hayat turut dihadiri sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur sekaligus Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya KH Ahmad Muzakki Al-Hafidz serta Prof. Dr. KH Ali Aziz yang memberikan tausiah.

 

Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, jajaran pimpinan OPD, perwakilan perguruan tinggi, BUMN, TNI, serta mitra strategis Pemprov Jatim.

 

Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan masjid, sekaligus harapan agar Masjid Nurul Hayat menjadi pusat pembinaan spiritual, etika kerja, dan kepedulian lingkungan bagi keluarga besar DLH Provinsi Jawa Timur. (ivan)