PAMEKASAN, PustakaJC.co – Tokoh nasional asal Madura, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, pulang ke tanah kelahirannya untuk membangkitkan semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan pentingnya penegakan hukum dalam tata kelola pemerintahan. Kehadiran Mahfud MD di Pamekasan atas undangan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dalam agenda Orasi Kebangsaan dan Penegakan Hukum, Senin, (5/1/2026), di Peringgitan Pendopo Agung Ronggosukowati.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur DPRD, TNI, Polri, serta jajaran kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Forum berlangsung tertib dan khidmat, menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dilansir dari jatimpos.co, Selasa, (6/1/2026).
Mahfud MD menyampaikan bahwa kehadirannya di Pamekasan tidak hanya dalam kapasitas sebagai tokoh nasional, tetapi juga sebagai putra daerah yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Madura. Ia mengaku memiliki hubungan persahabatan lama dengan Bupati Pamekasan yang menjadi alasan tersendiri untuk memenuhi undangan tersebut.
“Saya hadir membawa tema besar membangun bangsa yang kuat melalui penegakan hukum. Namun secara personal, ini juga untuk memenuhi undangan sahabat lama saya, Bupati Pamekasan,” ujar Mahfud usai kegiatan.
Dalam orasinya, Mahfud menekankan bahwa supremasi hukum merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik. Ia mendorong pemerintah daerah agar setiap kebijakan yang diambil selalu berlandaskan hukum, keadilan, serta kepentingan masyarakat luas.
Selain itu, Mahfud juga menyoroti potensi besar Madura dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, bonus demografi harus dikelola dengan perencanaan matang, penguatan sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang baik agar mampu melahirkan generasi dan pemimpin bangsa yang berkualitas.
“Madura memiliki modal sosial dan sumber daya manusia yang kuat. Jika dikelola dengan baik, Madura bisa terus melahirkan tokoh dan pemimpin bangsa yang mampu tampil di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa kegiatan orasi kebangsaan tersebut tidak berhenti pada tataran seremonial. Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen menindaklanjuti pesan-pesan yang disampaikan Mahfud MD melalui pengawasan dan evaluasi kinerja perangkat daerah secara berkelanjutan.
“Pasca kegiatan ini, kami akan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kinerja perangkat daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya, agar kualitas kebijakan dan pelayanan publik di Pamekasan semakin baik,” tandasnya. (ivan)