SURABAYA, PustakaJC.co - Kasus virus influenza A (H3N2) atau yang dikenal sebagai superfluterdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur. Namun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kondisi di Jatim hingga akhir 2025 masih terkendali dan tidak menunjukkan tingkat keparahan yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan data sistem surveilans kesehatan nasional dan pemeriksaan laboratorium biosafety level 3hingga Desember 2025, tercatat 62 kasus superflu di delapan provinsi, termasuk Jawa Timur. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (7/1/2026).
“Hasil surveilans dan pemeriksaan laboratorium rujukan Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa virus influenza A (H3N2) subclade K tidak berbahaya dan tidak mematikan. Di Jawa Timur, situasinya masih terkendali dengan baik,” ujar Khofifah, Rabu, (7/1/2026).