Khofifah menjelaskan, kemunculan varian baru influenza merupakan hal yang wajar dalam dinamika perkembangan virus dan terus dipantau secara ilmiah oleh para ahli.
“Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” katanya.
Meski terkendali, Pemprov Jatim tetap melakukan pemantauan ketat melalui site sentinel Influenza Like Illness (ILI) di Puskesmas Dinoyo Kota Malang dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di RSUD dr. Saiful Anwar, Kota Malang.
ILI didefinisikan sebagai kondisi demam sekitar 38 derajat Celsius disertai batuk dengan onset kurang dari 10 hari. Sementara SARI merupakan sindrom infeksi pernapasan akut berat. Seluruh spesimen dikirim ke BBLKM Surabaya, lalu diteruskan ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan Jakarta untuk pemeriksaan Whole Genome Sequencing.