SURABYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya mengakui persoalan sampah masih menjadi kendala utama dalam penanganan banjir. Hingga awal 2026, tercatat masih ada 140 titik rawan banjir yang menjadi pekerjaan rumah Pemkot.
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah, menyebut jumlah tersebut sudah menurun signifikan dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 350 titik banjir. Dilansir dari detik.com, Jumat, (9/1/2026).
“Yang 200 titik sudah selesai, sekarang tinggal 140 dan akan kita tuntaskan sampai 2027,” kata Hidayat, Jumat, (9/1/2026).