Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama di sektor transportasi publik, kesehatan, dan pendidikan, termasuk dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Jerman dan Uni Eropa melalui KfW Development Bank.
SRRL Fase 1 telah masuk dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029 dan berproses sejak 2020 melalui Blue Book Bappenas 2020–2024. Pada 30 Juni 2025, Pemprov Jatim resmi menandatangani loan agreement senilai 297 juta euro dengan KfW.
Proyek ini mencakup elektrifikasi dan jalur ganda sepanjang sekitar 22 kilometer, dengan target angkutan lebih dari 200 ribu penumpang per hari. Dalam dua tahun pertama, SRRL diproyeksikan memberi manfaat bagi lebih dari 1,3 juta penduduk, sekaligus menekan kemacetan dan biaya logistik.