Gubernur Khofifah Dorong Penguatan K3 di Sektor Industri Jawa Timur

pemerintahan | 15 Januari 2026 07:23

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan K3 di Sektor Industri Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta K3 diperkuat terutama di sektor industri. (dok bhirawa)

GRESIK, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong penguatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya di sektor industri, sebagai bagian penting dari fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa K3 tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban regulatif, melainkan nilai dasar yang menjamin hak pekerja atas keselamatan dan kesehatan kerja.

 

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat memimpin Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di Lapangan PT Petrokimia Gresik, Rabu, (14/1/2026).

 

“K3 bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan nilai luhur yang menjamin hak setiap pekerja untuk pulang dengan selamat. Kolaborasi adalah kunci agar sistem ini berjalan efektif,” tegas Khofifah, dikutip dari bhirawaonline.co.id, Kamis, (15/1/2026).

 

Dalam arahannya, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga pekerja, untuk memperkuat ekosistem K3 secara kolaboratif. Menurutnya, penguatan K3 sejalan dengan Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim, khususnya program Jatim Kerja, yang menempatkan perlindungan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas sebagai prioritas utama.

 

Berkat sinergi lintas sektor tersebut, Pemprov Jawa Timur kembali menorehkan prestasi nasional. Hingga tahun 2025, Pemprov Jatim tercatat enam kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai Pembina K3 Terbaik Nasional. Memasuki awal 2026, Pemprov Jatim memberikan penghargaan K3 kepada 717 perusahaan dan kepala daerah atas komitmen dan konsistensi mereka dalam penerapan K3.