BANYUWANGI, PustakaJC.co – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyalurkan 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lanjut usia (lansia), Sabtu, (24/1/2026). Penyerahan berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, didampingi Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S Deyang, kepada para pengemudi becak lansia yang selama ini menggantungkan hidup dari menarik becak. Dilansir dari jatimpos.co, Selasa, (27/1/2026).
Salah satu penerima, Misdi (88), warga Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, mengaku telah menjadi pengemudi becak selama sekitar 25 tahun. Setiap hari, ia mengantar pesanan sayur dan hasil kebun warga, serta mencari penumpang di wilayah Blimbingsari hingga Rogojampi.
Seiring usia, kondisi fisiknya menurun. Bahkan, Misdi pernah mengalami stroke ringan. Meski demikian, ia tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Alhamdulillah dapat becak listrik dari Bapak Presiden. Sangat meringankan. Kalau jalan berat pakai listrik, kalau landai saya kayuh sekalian buat melatih kaki,” ujar Misdi.
Ungkapan syukur juga disampaikan Mislani (79), pengemudi becak asal Kelurahan Dadapan, Kecamatan Kabat. Ia telah menarik becak sejak 1964 dan hingga kini masih mangkal di sekitar Jalan A. Yani, Banyuwangi.
“Saya senang sekali. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo. Dengan becak listrik ini, nariknya jadi enteng, tenaga saya sangat terbantu,” katanya.
Bupati Ipuk Fiestiandani berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak lansia. Ke depan, becak listrik tidak hanya difungsikan sebagai alat transportasi harian, tetapi juga akan dilibatkan dalam sektor pariwisata Banyuwangi.
“Setiap Jumat, ASN Banyuwangi kami dorong menggunakan transportasi umum dan angkutan alternatif. Becak listrik ini bisa menjadi pilihan transportasi ramah lingkungan,” kata Ipuk.
Ia juga meminta para penerima menjaga dan merawat becak listrik tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Nanik S Deyang menyampaikan bahwa bantuan becak listrik merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kepedulian kepada pengemudi becak lansia.
Menurutnya, harga satu unit becak listrik mencapai sekitar Rp22 juta, sehingga penerima diminta tidak memperjualbelikan bantuan tersebut.
“Saya minta regulasinya disiapkan. Ke depan, bantuan becak listrik untuk Banyuwangi akan kami tambah. Harapannya, ini menjadi angkutan andalan sekaligus sarana pengentasan kemiskinan,”ujarnya.
Usai penyerahan, Bupati Ipuk bersama perwakilan Yayasan GSN dan unsur Forkopimda menjajal langsung becak listrik dengan berkeliling kawasan Taman Sritanjung Banyuwangi. (ivan)