Misi Dagang Perdana 2026, Khofifah Satukan Pasar Jatim–Jateng dan Bukukan Transaksi Rp3,15 Triliun

pemerintahan | 30 Januari 2026 18:44

 

Khofifah menegaskan, misi dagang ini menjadi agenda pembuka di tahun 2026 sekaligus kelanjutan upaya Pemprov Jatim mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas, memperkuat perdagangan dalam negeri, serta mendukung substitusi impor.

 

Sepuluh transaksi terbesar dalam misi dagang ini di antaranya kerja sama Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jatim dan Jateng senilai Rp1,13 triliun per tahun, kerja sama gula kristal putih senilai Rp300 miliar per tahun, serta sektor industri hasil tembakau senilai Rp192 miliar per tahun.

 

Di sisi lain, pembelian kayu bulat dari Jawa Tengah melalui Perum Perhutani dengan nilai Rp60,22 miliar per tahun mencerminkan penguatan perdagangan dua arah yang saling menguntungkan.

 

“Kita punya kekuatan dan kelemahan masing-masing. Kuncinya adalah tumbuh, maju, dan sejahtera bersama melalui sinergi dan kolaborasi,” tegas Khofifah.