Hingga pukul 17.00 WIB, total transaksi tercatat mencapai Rp3.152.408.358.000, terdiri dari Jatim Jual sebesar Rp2,759 triliun, Jatim Beli Rp296,86 miliar, serta Jatim Investasi Rp96 miliar yang diarahkan untuk pembangunan sektor perumahan.
Produk unggulan Jawa Timur yang diperdagangkan antara lain rokok, beras, kopi, molases, pakan ikan dan udang, benih tebu, surimi, daging ayam dan sapi, susu, gula kristal putih, DOC, aneka seafood, sapi ternak, benih hortikultura, jagung, tekstil, veneer, hingga pupuk organik cair.
Sementara pada skema Jatim Beli, Jawa Timur menyerap produk Jawa Tengah seperti kayu bulat, telur ikan, karung, cengkeh, tembakau, katul, minuman botanical, sambal pecel, botol plastik, biji carica, tepung tapioka, tas anyam, dan gula merah tebu. Pola transaksi dua arah ini dinilai mampu mengoptimalkan muatan berangkat dan muatan balik antarwilayah.