Ia menjelaskan, potensi bencana hidrometeorologi masih cukup tinggi, terutama di daerah yang hingga kini belum sepenuhnya pulih dari banjir. Berdasarkan pantauan BPBD Jatim, sejumlah kecamatan di Lamongan dan Pasuruan masih terdampak luapan air hingga Rabu siang. Sementara di Sidoarjo dan Jember, kondisi banjir dilaporkan mulai surut.
Menurut Gatot, pelaksanaan modifikasi cuaca akan difokuskan pada wilayah yang dinilai memiliki risiko tinggi hujan lebat disertai angin kencang.
Sementara itu, BMKG Juanda memperingatkan potensi hujan intensitas tinggi yang disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah Jawa Timur.