Khofifah Hadiri Undangan Presiden Prabowo Bersama Pimpinan Ormas Islam, Optimistis Perkuat Harmoni Bangsa

pemerintahan | 05 Februari 2026 08:16

Khofifah Hadiri Undangan Presiden Prabowo Bersama Pimpinan Ormas Islam, Optimistis Perkuat Harmoni Bangsa
Gubernur Khofifah Penuhi Undangan Presiden Prabowo Bersama Pimpinan Ormas Islam Indonesia Di Istana Negara.

JAKARTA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (3/2/2026).

 

Usai mengikuti pengarahan Presiden Prabowo, Khofifah yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU menyampaikan optimisme bahwa forum silaturahmi lintas ormas Islam ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Menurut Khofifah, kehadiran para tokoh dan pimpinan ormas Islam memiliki kontribusi besar dalam menjaga keseimbangan dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

 

“Pertemuan ini sangat positif. Presiden Prabowo menyediakan waktu khusus untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan lintas ormas, tokoh pesantren, serta tokoh Islam di Indonesia,” tegas Khofifah.

 

 

Ia menambahkan, intensitas silaturahmi yang terus terjaga akan berdampak baik bagi persatuan bangsa.

 

 

Silaturahim bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, terlebih ketika difasilitasi langsung oleh Presiden,” ujarnya.

 

Khofifah juga menyoroti peran aktif ormas Islam dalam mendukung berbagai program strategis nasional, di antaranya implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), keterlibatan wali asuh dan wali asrama pada Sekolah Rakyat (SR), serta penguatan ketahanan pangan, khususnya di Jawa Timur.

 

 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan ormas Islam telah terbangun kuat dan perlu terus diperkuat melalui langkah-langkah konkret ke depan.

 

“Saya yakin pertemuan ini akan menghasilkan rumusan tindak lanjut atau plan of action yang berdampak nyata bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” kata Khofifah.

 

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Agama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Sosial, Menteri ATR/BPN, serta pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), PBNU, PP Muhammadiyah, dan para pimpinan pondok pesantren. (ivan)