SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menggandeng kalangan akademisi untuk memperkuat penanggulangan bencana yang kian kompleks. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kerja sama ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto dan Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof. Dr. Achmad Chusnu Romdhoni di ASEEC Tower, Surabaya, Rabu, (4/2/2026).
Kolaborasi ini mencakup implementasi Tridharma Perguruan Tinggi dalam aspek kebencanaan, mulai dari pra bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana. Fokusnya meliputi pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis kajian ilmiah. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Jumat, (6/2/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto menegaskan, keterlibatan akademisi menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan kebencanaan di Jawa Timur yang semakin dinamis.
“Kerja sama ini diharapkan memperkuat pengambilan kebijakan kebencanaan yang lebih terukur, berbasis data dan riset,” ujar Gatot.
Menurutnya, peran perguruan tinggi sangat strategis, terutama dalam penyusunan kajian risiko bencana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan metode mitigasi yang lebih efektif.
Melalui kerja sama ini, BPBD Jatim dan Pascasarjana Unair akan mengembangkan berbagai kegiatan, mulai dari riset kebencanaan, penguatan mitigasi di wilayah rawan bencana, hingga program pengabdian masyarakat secara kolaboratif.
“Sinergi ini tidak hanya penting saat bencana terjadi, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan pemulihan pascabencana. Kami berharap kerja sama ini memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas penanggulangan bencana di Jawa Timur,” pungkas Gatot. (ivan)