JEMBER, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melumpuhkan sejumlah infrastruktur vital di Kabupaten Jember. Percepatan asesmen dan perbaikan dilakukan untuk memastikan akses masyarakat segera kembali normal.
Langkah sigap ini dilakukan setelah Bupati Jember, Muhammad Fawait, berkoordinasi langsung dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, guna mempercepat penanganan dampak bencana. Dilansir dari jatimpos.co, Senin, (16/2/2026).
Melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, tim teknis langsung turun ke lapangan untuk meninjau kerusakan sejumlah jembatan dan fasilitas publik yang terdampak arus deras banjir.
Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, mengatakan banjir menyebabkan kerusakan signifikan pada sedikitnya lima jembatan. Namun, sebagian besar kerusakan bukan disebabkan kegagalan konstruksi, melainkan karena debit air ekstrem yang melampaui kapasitas jembatan.
“Konstruksi jembatan sebenarnya masih baik, tetapi karena debit air sangat besar dan posisi jembatan relatif rendah, arus deras menyebabkan kerusakan,” ujar Edy Tambeng, Minggu, (15/2/2026).