Saat ini, tim tengah melakukan asesmen teknis secara menyeluruh, termasuk memeriksa kekuatan pilar dan struktur jembatan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan apakah jembatan cukup diperbaiki atau harus dibangun ulang.
Sementara itu, Pj Sekda Jember, Ahmad Helmi Luqman, mengungkapkan dampak banjir sangat luas dan menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Ada sekitar 7.000 kepala keluarga terdampak. Selain permukiman, kerusakan juga terjadi pada dam, tiga jembatan, dan sekitar 500 sampai 1.000 hektare lahan pertanian,” jelasnya.