SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pasar murah menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok.
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tahun 2025 sebesar 5,85 persen (year on year) yang melampaui rata-rata nasional menjadi indikator kuatnya kinerja ekonomi daerah. Namun, capaian tersebut harus dijaga melalui stabilitas harga, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,85 persen dan melampaui rata-rata nasional menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang kuat. Namun, capaian ini harus dijaga melalui stabilitas harga agar daya beli masyarakat tidak terganggu, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Kabiro Perekonomian Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman kepada PustakaJC.co, Senin, (16/2/2026).