Khofifah juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama dengan membersihkan hati dari prasangka buruk, menjaga lisan, serta memperkuat persaudaraan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi ciri khas masyarakat Jawa Timur yang religius dan menjunjung tinggi kebersamaan.
“Inilah yang menjadikan masyarakat Jawa Timur dikenal sebagai masyarakat yang religius, guyub, rukun, dan saling menguatkan,” ujar Khofifah.
Selain itu, ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami kesulitan dalam menyambut Ramadhan, terutama karena keterbatasan ekonomi. Semangat berbagi dan gotong royong, kata dia, harus terus diperluas sebagai bentuk nyata kesalehan sosial.
“Kita saling menguatkan semangat berbagi, saling membantu, dan memperluas kesalehan sosial,”tuturnya.