“Validasi pasar ini membentuk mental entrepreneur siswa. Mereka tidak hanya mampu membuat produk, tetapi juga memahami nilai ekonomi dan keberlanjutannya,” tegas Khofifah.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Andi Taufik. Ia menilai inovasi SMK di Jawa Timur telah menjadi budaya pembelajaran yang kuat dan relevan dengan target peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
“Inovasi SMK di Jawa Timur sudah menjadi budaya. Kreativitas guru dan siswa menjadi bukti pendidikan vokasi berjalan efektif dan berdampak nyata,” katanya.