Khofifah menegaskan, pengawasan dan stabilisasi harga harus terus dilakukan, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat.
“Dinamika harga saat Ramadan harus terus dipantau dan distabilkan, karena kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” katanya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, memastikan stok pangan utama masih dalam kondisi aman. Hingga 19 Februari 2026, BULOG telah menyalurkan 3,8 juta liter Minyakita di Jawa Timur.
“Kami masih memiliki stok minyak untuk memenuhi kebutuhan pasar selama dua hingga tiga bulan ke depan. Untuk beras, stok mencapai sekitar 881 ribu ton, cukup untuk kebutuhan hingga 14 bulan,” ujarnya.
Pemprov Jawa Timur berharap kelancaran distribusi dan kecukupan stok dapat menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan. (ivan)